Kamis, Februari 25, 2016

Ayah dan Anak Perempuannya

Catatan Majelis Ayah edisi 20 Februari 2016
Bagian 2

Oleh. Firmansyah, ayah Khanza

AYAH & ANAK PEREMPUANNYA

Narsum :
Ust. Dr. M. Zaitun Rasmin Lc, MA

Mengapa perlu pembahasan khusus utk anak perempuan / wanita?
Krn tanpa gembar gembor emansipasi skalipun, wanita pnya kedudukan yg penting dlm islam.
"Barangsiapa berhasil membesarkan seorang anak wanita, maka ia berhasil membesarkan ibu bangsa"
Mengapa?
Krn ibu adl madrasah pertama bagi anak2nya.
Kualitas generasi berikutnya akan tergantung pada kualitas madrasah itu, yaitu ibu.

📝 Begitu pentingnya wanita hingga Al Qur'an mencatatnya dlm sbuah surat, yaitu QS An Nisa, yg artinya perempuan.Tidak kita temukan surat Ar Rizal (surat laki2).

📝 Perempuan & laki2 memiliki kedudukan yg berbeda scara kodrat biologis & psikologis,fungsi maupun hukum dimana disebutkan dlm QS Ali Imran 36 :
"Tidaklah sama antara laki-laki dan perempuan"
Maka, berhati2lah ktika mengatakan :
"Ah, laki2 perempuan sama saja"
Krn Al Qur'an jelas menyatakan, laki2 & perempuan tdk sama!

👫 Perbedaan itu hrs disadari oleh orang tua, khususnya ayah.Kesadaran itu membuat ayah siap menghadapi anak perempuannya.Perlu strategi khusus utk membesarkan anak perempuan.
Krn kenyataannya banyak ayah tdk mngerti bgaimana menghadapi anak perempuannya, bgaiamana cara berkomunikasinya dll shg cenderung diserahkan kpd ibunya (yg sama2 perempuan).

🌀 Scara biologis & psikologis :

👩🏼 Perempuan cenderung tdk dpt menyatakan keinginannya scara langsung.Banyak basa basi alias 'muter2 gak jelas'
🙇🏽 strategi menghadapinya, bersabarlah utk mendengarkannya (jgn buru2 dipotong)
🙇🏽 Ini penting, agar istri / anak perempuan kita tdk mencari 'telinga 👂🏻' yg lain.
Jika istri / anak perempuan kita suka 'rumpi2' yg tdk manfaat di 'luar', curhat2an, maka itu adl indikator bhwa ia kurang didengar di rmh.

👩🏼 Perempuan, butuh & suka diperhatikan & pujian.
😍maka beri perhatian & pujian pada mereka.
Sbagaimana Rosulullah SAW telah bnyak mncontohkan.Beliau memuji istri2 beliau, parasnya,pakaiannya, masakannya, dll.
Maka belajarlah utk mengatakan :
"Cantiknya anak ayah, Masya Allah...Semoga Allah sll melindungimu dr sgala kburukan ya nak 😊'
Krn pada dasarnya semua wanita itu cantik, hanya beda mata yg memandang dimana pandangan mata itu Allah yg atur.
Pujian pada anak membuat anak percaya diri & percaya pada ayah.
😍 Dan pujian itu harus keluar dr mulut ayah, krn pujian dr ayah adl 1: 1000 pujian dr ibu.
😍Anak perempuan yg kurang perhatian & pujian dr ayahnya akan cenderung mencari perhatian di 'luar': berpakaian aneh2, ikut kontes2 kcantikan dll.
Juga akan lbh mudah berbesar hati ktika mndpt pujian dr laki laki lain 😣

👩🏼Anak perempuan, butuh pengayoman.
👪 Maka hadirlah di sisi anak perempuan kita, berikan pelukan & belaian kasih sayang, berikan perlindungan.
Jadilah Pahlawan pertama dlm hidupnya!

👪Berikan ungkapan sayang, rindu & cinta agar tdk kering jiwanya.
Cth :
"Ayah sayang kamu, jaga dirimu ya nak..."
"Kamu sungguh berharga utk ayah,jangan biarkan laki2 lain menyentuhmu ya nak!Bilang sama ayah kl ada yg berani."

👪 Anak yg kurang pengayoman, akan kering jiwanya shg mudah termakan bujuk rayu laki2 lain.

👪 Ayah, Jadilah laki2 pertama yg mengisi hati anak perempuanmu! Agar ia lekat mengingat pesan2 mulia ajaranmu, ada atw tdk ada dirimu!

Hingga suatu saat, anak perempuanmu akan berkata:
"Aku akan menikah dgn laki2 yg sebaik ayahku!" (CATAT! 📝 AYAHNYA HARUS BAIK DULU!)
Atau...
"Aku hanya akan menikah dgn laki2 pilihan ayahku"

👩🏼Anak perempuan butuh ketegasan ayahnya.
Tdk bs dr ibunya krn wanita cenderung bnyak melibatkan perasaan shg bnyak kompromi.

👮🏻 Ketegasan ayah dibutuhkan agar anak perempuan mampu membedakan mana benar & mana salah scara jelas.Juga mampu menetapkan prioritas dgn jelas.
Tanpa ketegasan dr ayah, anak perempuan cenderung ragu2, sulit menetapkan prioritas & bnyak kompromi (sperti ibunya)
Cth : pilih2 warna baju yg mau dipakai kondangan saja bs berjam jam, lamaaa...smp akirnya telat kondangan 😂

👩🏼Perlu strategi utk menyampaikan '💌 pesan' kpd anak perempuan.
Bagi perempuan, BASA BASI itu PENTING, jd jgn lngsung To the point (bpk2 biasanya bgitu).
Contoh :
Saat melihat anak perempuan kita cemberut, biasanya yg kita lakukan :
'Kenapa cemberut aja? Ada masalah? Apa masalahnya? Ayah gak suka liat km cemberut.'

👩🏼Ktika istri / anak perempuan kita cemberut di depan kita, sesungguhnya ia tdk membutuhkan nasehat atw teguran bhkan kadang tdk butuh solusi dr kita.Mereka hanya butuh pelukan & sdikit rayuan.
Maka berbasa basilah... 😎
"Waaah...kesayangan ayah spertinya hari ini berbeda...lbh merona pipinya.Apa ada yg salah?" (Sambil tawarkan pelukan atw belai rambutnya).
☺ itu saja, sudah cukup utk menghilangkan separuh masalahnya 😅

Maka ayah, siapkan dirimu utk menghadapi anak perempuanmu!Krn anak perempuanmu adl calon istri shalehah bagi laki2 sholeh.Krn anak perempuanmu adl calon ibu bangsa!

Tentu saja itu semua bisa kita lakukan jika kita pnya kedekatan hubungan dgn mereka,punya cukup waktu bersama anak2 kitan, & punya cukup ilmu utk menghadapi mereka.

Rabu, Februari 24, 2016

Kado Dari Alloh

"Selalu ada hal-hal yang luarbiasa bagi orang-orang yang menerima kehendak Alloh, dan kita akan mendapatkannya.

Selalu ada kejutan yang tak terduga bagi orang yang tak mau menyerah, dan kita akan merasakannya.

Selalu ada pertolongan Alloh untuk orang-orang yang berusaha dan berserah diri, dan kita akan meyakininya."
(Letters To Karel - Nazrul Anwar)

Ibaratkan sebuah kado dari Alloh. Bungkusnya mungkin jelek, tapi isinya sangat indah.

Begitulah Alloh menguji hamba-hambanya. Dari jalan kekurangan harta, ketakutan. Kalau Alloh yang jadi pegangan. Insya Alloh semua ini akan terlewati.

Semoga Alloh selalu jadi yang pertama.

Selasa, Februari 23, 2016

Maafkan

Maafkan hati yang terus berprasangka buruk atas takdir ini
Maafkan tanya yang tiada henti tentang apa sebenernya hikmah dibalik semua ini
Maafkan atas ikhlasku yang masih dipertanyakan
Maafkan kuatku yang masih diragukan
Maafkan sabar dan syukurku yang masih kurang

Maafkan hamba Ya Alloh.
Astaghfirulloh :(

Kebahagiaan

Kebahagiaan seseorang tidaklah sama jenisnya, begitu juga dengan kesedihan.
Setiap orang punya cerita masing-masing yang dia lalui di dalam proses kehidupannya.
Jadi kenapa harus begitu kejam dengan mudahnya memberikan 'penilaian', sebuah penilaian yang akhirnya berbunyi sebuah 'penghakiman'.

Bagi kamu yang sedang berjuang dalam kehidupannya tidak peduli apakah kamu harus tertawa dan menangis sendiri, tetapi pastikanlah kamu berada di jalan yang benar yaitu jalan dimana kamu sedang memperjuangkan kebahagiaan dan impian hidupmu.
Karena tidak semua orang mengerti apa arti kebahagiaan yang sesungguhnya dan apa yang benar-benar dia inginkan dalam kehidupannya.
Dan yang penting tidak semua orang punya keberanian di dalam hidupnya untuk memperjuangkan impiannya.

Semoga Alloh meridhoi setiap langkah kita, aamiin.

Kamis, Februari 18, 2016

Karena cinta-Nya pada kita, maka...

Cinta akhirnya yang membuat kita bertahan.

Kalau bukan karena cinta kita kepada Allah, mungkin kita akan lebih memilih pergi dan berlalu.

Lebih indahnya lagi, kita bisa mencintai Allah, karena bersumber kekuatan dari cinta Allah kepada kita. Dengan cinta-Nya kita dihidupkan. Dengan cinta-Nya pula kita kan kembali kepada-Nya.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka kita bisa memiliki rasa cinta kepada-Nya, kepada Islam, kepada dakwah, kepada ummat, kepada sesama.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka kita memiliki kekuatan untuk bertahan menghadapi segala macam kondisi.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka kita bisa mengelola prasangka, mengarahkannya kepada kebaikan.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka kita bisa sepenuhnya menitipkan pengharapan kepada-Nya.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka kita bisa berbuat kebaikan, melakukan perbaikan, mencintai kebaikan, merindui para pelaku kebaikan.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka kita bisa mendulang hikmah, yang selalu intip-intip di balik setiap peristiwa.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka kita bisa berlapang dada menerima ketentuan-Nya. Lapang hati jalani ketetapan-Nya.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka kita bisa bersemangat dalam ikhtiar meraih ridha dan ampunan-Nya.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka kita bisa tumbuh hingga saat ini. Berkembang di berbagai sisi.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka kita bisa membenci kemunkaran, memerangi kezhaliman, mendurhakai hawa nafsu.

Cinta-Nya kepada kita, mendahului apapun. Melebihi apapun.

Karena cinta-Nya kepada kita, maka... :)

Rabu, Februari 17, 2016

Saatnya..

SAATNYA JATUH CINTA LAGI
✒️ Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Seiring makin bertambahnya usia pernikahan,
kedewasaan dan juga anak, kita makin menyadari..
Bahwa ada hal-hal yang tetap sama, dan ada hal-hal yang tak terelakkan untuk berubah.
Ada hal-hal yang harus diucapkan, ada yang cukup disimpan dalam hati saja.
Kita pun jadi belajar utk mengartikan makna romantisme itu sendiri sangatlah luas.
Romantis tidak hanya soal bunga, candle light, dinner (baik di resto ternama atau yang insidentil karena mati listrik), sekotak cokelat mahal atau kartu ucapan “I Love You” yang sengaja ia tinggalkan di meja sebelum berangkat kerja.
Romantisme tidak cuma soal itu, ternyata.
For some people..
Romantis adalah ketika seorang istri berletih-letih belajar memasak di awal pernikahan mereka, demi menciptakan menu yang disukai suaminya. Meskipun ia sendiri tidak menyukainya..
Romantis adalah ketika seorang suami telaten merawat istri dan anak-anaknya yang sedang sakit.
Mengambil alih semua tugas rumah tangga yang sanggup ia kerjakan.
Romantis adalah ketika seorang suami dengan sigap mengganti popok si kecil yang terbangun tengah malam, saat sang istri terlelap karena kelelahan.
Romantis adalah saat sepasang suami istri bahu membahu merapikan rumah dan memandikan anak-anak ketika mereka sedang digegas waktu untuk pergi ke majelis ilmu disuatu pagi.
Romantis adalah saat seorang suami membangunkan istrinya untuk shalat malam dengan lembut, dan memerciki wajahnya dengan air ketika matanya masih ingin terpejam.
Romantis adalah kerelaan seorang suami untuk menahan emosi ketika mendapati istrinya tengah marah, berlapang dada untuk memaafkan dan memberi udzur ketika sang istri bersalah..
Romantis adalah ketika seorang suami meminta sang istri untuk menutup aurat secara sempurna, sebagai bentuk penjagaan atas hartanya yang paling berharga.
Romantis adalah ketika seorang suami atau istri menolak permintaan pasangannya yang tidak sesuai syari’at dengan cara yang penuh hikmah.
Karena CINTA TIDAK BERARTI SELALU MENURUTI KEINGINAN ORANG YANG DICINTAINYA, terlebih jika keinginannya bertabrakan dengan rambu-rambu syar’i.
Itulah cinta karena Allah yang sejati dan abadi..
Romantis adalah ketika seorang suami menundukkan pandangannya ketika tak sengaja berpapasan dengan lawan jenisnya saat jalan dengan sang istri, dan mengeratkan genggaman tangan mereka lebih erat lagi..
Romantis adalah saat seorang suami bersedia untuk mendengarkan cerita istrinya yang panjang lebar, nggak beraturan dan nggak penting itu sampai tak sengaja ketiduran.
Romantis adalah kesabaran seorang suami ketika sang istri menyambutnya di pintu dalam keadaan kacau balau, belum sempat mandi apalagi berhias, rumah berantakan tak berbentuk dan tak ada makanan tersaji di meja. “Nggak apa, malam ini kita makan di luar yuk..”
Romantis adalah KESEDIAAN SESEORANG UNTUK MENERIMA DIRI PASANGANNYA SEUTUHNYA, lengkap dengan segala kekurangan, kelebihan dan masa lalunya, tanpa banyak mengatur dan meminta.
Romantis adalah saat memandang wajah seseorang yang kita cintai dalam lelapnyasetelah seharian penat bekerja.. Dan sejenak menyadari, telah menghabiskan tahun-tahun penuh bahagia bersamanya, seseorang yang
Allah pilihkan untuk menemani pahit manis perjalanan ini..
Romantis adalah ketika sepasang suami istri SALING MENGINGATKAN DAN MENGUATKAN DALAM "KESABARAN" & "KEBENARAN". Karena mereka tidak hanya menginginkan kebersamaan di dunia saja, melainkan hingga ke Jannah-Nya..
Romantis adalah ketika engkau melihat kedalam matanya di sela-sela obrolan santai kalian, dan menemukan masih ada cinta di sana. Cinta yang sama seperti saat pertama kali bertemu dulu..
Dan yang, romantis adalah saat seorang suami memasangkan helm ke kepala istri tercintanya ketika mereka hendak bepergian dengan motor.
Ternyata banyak hal-hal romantis yang dilakukan pasangan, yang terkadang luput dari perhatian kita.
Betapa sering pasangan berbuat baik kepada kita, tapi tak pernah puas kita untuk terus menuntut lagi dan lagi. Bahkan meminta sesuatu di luar kadar kesanggupan pasangan kita.
Astaghfirullah..
Adakah kita seperti itu terhadap istri atau suami kita selama ini?
Terlebih-lebih kita, PARA ISTRI YANG TABIATNYA ADALAH SERING MENGKUFURI KEBAIKAN SUAMI..
“Dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat KEBANYAKAN PENDUDUKNYA ADALAH KAUM WANITA.
Shahabat pun bertanya, ‘Mengapa (demikian) wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam?’
Beliau shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab, ‘Karena kekufuran mereka.’
Kemudian ditanya lagi, ‘Apakah mereka kufur kepada Allah?’
Beliau menjawab, ‘MEREKA KUFUR TERHADAP SUAMI MEREKA, kufur terhadap kebaikan-kebaik
annya.
Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata: ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’
(HR. Bukhari no. 105)
Seperti yang dituturkan dalam syair indah berikut ini..
“Kulihat kaum laki-laki memukul istri mereka, Namun tanganku lumpuh untuk memukul Zainab,
Zainab adalah matahari, sedang wanita lain adalah bintang-bintang..
Jika Zainab muncul, tak akan nampak lagi bintang-bintang..”
(Siyar A’lamin Nubala 4/106)
Banyak sisi baik dari pasangan yang membuat teduh hati ketika kita memandangnya, atau mungkin saat sekadar mengingatnya
Jujurlah pada diri sendiri..
Pasangan kita saat ini, betapa ia begitu berjasa mendampingi kita sejak bertahun-tahun lamanya.
Dialah tempat kita mencurahkan rasa. Dialah seseorang yang paling mengenal dan mengerti, siapa dan bagaimana kita sesungguhnya, dan memilih untuk tetap tinggal dan terus mencintai kita, setelah semua yang terjadi.
Cinta yang dulu mekar di awal-awal pernikahan, bisa pudar seiring berlalunya waktu. Ia bisa berubah menjadi layu sebelum akhirnya mati dan musnah.
Maka rawatlah cinta itu agar selalu berkembang dan terawat. Siramilah perasaan itu dengan hal-hal yang romantis dan penuh makna, namun sederhana…
Sederhanakanlah..
Seperti membukakan pintu mobil untuk istri tercinta bagi yang punya mobil, atau memasangkan helm ke kepalanya ketika hendak bepergian dengan motor.
Atau merapikan anak rambut yang ‘mengintip’ dari balik jilbabnya dengan tatapan penuh kasih sayang.
Ungkapan cinta yang terlihat remeh, kecil dan sepele, tapi penuh makna. Setidaknya bagi dirinya, seseorang yang kita cinta.
Dari Channel Telegram @salafyways
Reposted by Group Kajian WA ISLAMADINA (08170071531 & 087782400868)

SILAKAN BERGABUNG di Telegram Channel: @kajianIslamadina ▶️ KLIK : https://goo.gl/
qSyuEO

Selasa, Februari 16, 2016

Adek Yang Super!

Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah.
Dipertemukan dengan adek yang hebat.
Dipertemukan dengan adek yang sangat teguh memegang amanahnya.
Sayangi ia Ya Alloh.
Jadikan adik hamba menjadi anak yang sholeh.
Menjadi anak yang bermanfaat bagi sebanyak-banyak orang.
Menjadi jalan kemuliaan, kebahagiaan bagi kedua orangtua kami.
Karuniakan pasangan yang sholeha Ya Alloh.
Kumpulkan kami semua dalam surga-Mu Ya Alloh.
Aamiin Ya Robb.